Profesi Bidan

Visi
“Menghasilkan lulusan bidan yang unggul dalam melaksanakan asuhan Continuum of Care di komunitas dengan pemberdayaan keluarga dan berdaya saing di tingkat nasional serta berwawasan global tahun 2024”.

MISI

Misi yang diemban Prodi Profesi Bidan dalam proses penyelenggaraan pendidikan tinggi telah ditetapkan sebagai berikut :

a.    Melaksanakan pendidikan yang unggul dalam melaksanakan asuhan continuum of care di komunitas dengan pemberdayaan keluarga dengan tata kelola yang akuntabel dan berdaya saing di tingkat nasional
b.    Melaksanakan program pendidikan profesi bidan yang memiliki karakter Tangguh, Peduli, Jujur dan Cerdas (TALIJUDAS)
c.    Mengembangkan kemampuan dosen dalam penelitian terapan kebidanan dalam continuum of care di komunitas dan publikasi ilmiah
d.    Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam continuum of care  di komunitas sebagai upaya meningkatkan status kesehatan masyarakat
e.    Mengembangkan kemitraan dengan berbagai sektor dalam menunjang pencapaian program.


Tujuan Prodi Pendidikan Profesi Bidan

Tujuan PS Pendidikan Profesi Bidan adalah untuk menghasilkan tenaga Profesi Bidan yang tangguh dan unggul di bidang teknologi terapan kebidanan Bidan yang profesional dan berdaya saing, bermoral, berkepribadian luhur, serta memiliki integritas.

Setiap lulusan dari Pendidikan Profesi Bidan dikualifikasikan dalam kelompok bidang keahlian profesi spesifik (level 7) yang mempunyai kualifikasi sebagai berikut:

1.     Mampu bekerja di bidang keahlian pokok untuk pekerjaan spesifik profesi bidan  dan memiliki kompetensi kerja minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesi bidan.

2.      Mampu membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesi bidan berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan kreatif.

3.      Mampu mengkomunikasikan pemikiran/argument atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi bidan dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi kepada masyarakat terutama masyarakat profesi bidan.

4.      Mampu melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat.

5.      Mampu meningkatkan keahlian keprofesiannya pada bidang yang khusus melalui pelatihan dan pengalaman kerja.

6.      Mampu meningkatkan mutu sumber daya untuk pengembangan program strategis organisasi.

7.      Mampu memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah pada bidang profesi bidan.

8.      Mampu bekerjasama dengan profesi lain yang sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan bidang profesi bidan.

9.      Mampu mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi bidan dan kliennya.

10.   Mampu bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesi bidan.

11.   Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.

12.   Mampu berkontribusi dalam evaluasi atau pengembangan kebijakan nasional dalam rangka peningkatan mutu pendidikan profesi bidan atau pengembangan kebijakan nasional pada bidang profesi bidan.

13.   Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan dan menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesi bidan.

 

 

 

Falsafah

Dalam menjalankan perannya bidan memiliki keyakinan yang dijadikan panduan dalam memberikan asuhan. Keyakinan tersebut meliputi :

1.      Keyakinan tentang kehamilan dan persalinan. Hamil dan bersalin merupakan suatu proses alamiah dan bukan penyakit.

2.      Keyakinan tentang Perempuan. Setiap perempuan adalah pribadi yang unik mempunyai hak, kebutuhan, keinginan masing-masing. Oleh sebab itu perempuan harus berpartisipasi aktif dalam setiap asuhan yang diterimanya.

3.      Keyakinan fungsi Profesi dan manfaatnya. Fungsi utama profesi bidan adalah mengupayakan kesejahteraan ibu & bayinya, proses fisiologis harus dihargai, didukung dan dipertahankan. Bila timbul penyulit, dapat menggunakan teknologi tepat guna dan rujukan yang efektif, untuk memastikan kesejahteraan perempuan & janin/bayinya.

4.      Keyakinan tentang pemberdayaan perempuan dan membuat keputusan. Perempuan harus diberdayakan untuk mengambil keputusan tentang kesehatan diri dan keluarganya melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dan konseling. Pengambilan keputusan merupakan tanggung jawab bersama antara perempuan, keluarga & pemberi asuhan.

5.      Keyakinan tentang Asuhan. asuhan kebidanan berpusat pada perempuan (women center), untuk kesejahteraan ibu dan bayi. Asuhan kebidanan berfokus pada: pencegahan, promosi kesehatan yang bersifat holistik, berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, kreatif, strategis, fleksibel, suportif, peduli, secara berkesinambungan (continuum of care), sesuai keinginan & tidak otoriter serta menghormati pilihan perempuan.

6.      Keyakinan tentang Kolaborasi dan Kemitraan. Praktik kebidanan dilakukan dengan menempatkan perempuan sebagai partner dengan pemahaman holistik terhadap perempuan, sebagai satu kesatuan fisik, psikis, emosional, social, budaya, spiritual serta pengalaman reproduksinya. Bidan memiliki otonomi penuh dalam praktiknya yang berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya.

7.      Sebagai Profesi bidan mempunyai pandangan hidup Pancasila, seorang bidan menganut filosofis yang mempunyai keyakinan didalam dirinya bahwa semua manusia adalah mahluk bio-psiko-sosio-kultural dan spiritual yang unik merupakan satu kesatuan jasmani dan rohani yang utuh dan tidak ada individu yang sama.

8.      Bidan berkeyakinan bahwa setiap individu berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan memuaskan sesuai dengan kebutuhan dan perbedaan kebudayaan. Setiap individu berhak menentukan nasib sendiri dan mendapatkan informasi yang cukup dan untuk berperan disegala aspek pemeliharaan kesehatannya.

9.      Setiap individu berhak untuk dilahirkan secara sehat, untuk itu maka setiap wanita usia subur, ibu hamil, melahirkan dan bayinya berhak mendapat pelayanan yang berkualitas.

10.   Pengalaman melahirkan anak merupakan tugas perkembangan keluarga, yang membutuhkan persiapan sampai anak menginjak masa masa remaja. Keluarga-keluarga yang berada di suatu wilayah/daerah membentuk masyarakat kumpulan dan masyarakat Indonesia terhimpun didalam satu kesatuan bangsa Indonesia. Manusia terbentuk karena adanya interaksi antara manusia dan budaya dalam lingkungan yang bersifat dinamis mempunyai tujuan dan nilai-nilai yang terorganisir.

 

Kompetensi Program Studi

Menghasilkan lulusan Profesi Bidan yang dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan berperan sebagai : Care provider, Communicator, Decision Maker, Community Leader, Manager, Researcher dan Pemberi Asuhan Continuum of Care di komunitas dengan pemberdayaan keluarga

 

Peluang Karir

Berbagai peluang lapangan pekerjaan terbuka luas bagi Profesi Bidan. Di lingkungan Kementerian Kesehatan penempatan di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas. Begitu pula di sektor swasta baik di dalam maupun luar negeri, seperti rumah sakit swasta, klinik swasta, bidan praktek swasta dan perusahaan komersial sebagai tenaga kebidanan.

 

Pendidikan Lanjut

Lulusan Pendidikan Profesi Bidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kaltim dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi S2 pada Program Studi Kebidanan, Terapan Kebidanan /fakultas kesehatan masyarakat di dalam maupun di luar negeri.

 

Fasilitas Prodi Pendidikan Profesi Bidan

a.      Laboratorium KDPK (Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan)

b.      Laboratorium Ibu Hamil / Antenatal Care

c.      Laboratorium Bersalin / Intranatal Care

d.      Laboratorium Nifas / Post Natal Care

e.      Laboratorium Bayi Baru Lahir

f.       Laboratorium Bayi, Balita Dan Anak Prasekolah

g.      Laboratorium Pelayanan KB

h.      Laboratorium Konseling dan Pendidikan Kesehatan

i.       Laboratorium Kebidanan Komunitas dan Keluarga

j.       Laboratorium Anatomi Fisiologi

k.      Laboratorium Biokimia

l.       Laboratorium Mikrobiologi

m.    Laboratorium Patologi Klinik

n.      Laboratorium Gawat DarURAT Maternal Neonatal

o.      Laboratorium Demo CoC

p.      Ruang OSCE Profesi

q.      Ruang OSCE Sarjana Terapan

r.       Ruang Tutorial

s.      Laboratorium Komputer

t.       Laboratorium Bahasa

u.      Perpustakaan