Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester VI Dalam PKK III Di Prodi D-III Kebidanan Balikpapan Poltekkes Kemenkes Kaltim Tahun 2012

ABSTRAK

Keberhasilan pendidikan dapat dievaluasi atau dilihat dari prestasi belajar yang telah dicapai. Selama ini kecerdasan intelektual/Intelligence Quotient (IQ) dianggap faktor yang paling penting dalam meraih prestasi belajar yang tinggi. Namun, menurut hasil penelitian terbaru di bidang psikologi membuktikan bahwa IQ bukanlah satu–satunya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang tetapi ada faktor lain yaitu kecerdasan emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar mahasiswa semester VI PKK III  Prodi D-III Kebidanan Balikpapan.

Jenis penelitian ini adalah deskriftif analitik dan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan Prodi D-III Kebidanan Balikpapan. Populasi penelitian seluruh mahasiswa semester VI  sebanyak 79 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling sebanyak 79 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisa Data menggunakan analisis Korelasi Product Moment dan Regresi Linear Sederhana. Taraf signifikan  yang digunakan α  5% dan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai PKK III adalah 75,08, rata-rata skor kecerdasan emosional adalah 134,34 dan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar dengan nilai p value 0,000 < α 0,05.  p value 0,000 < α 0,05, nilai thitung  8,329 > ttabel 1,658. Tingkat keeratan hubungan yang terjadi berada pada tingkat sedang dengan kontribusi sebesar 47,4%. Garis persamaan linear Y = 3,311 + 0,534.

Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar. Saran bagi pihak Institusi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PKK III, tenaga pengajar memberikan materi-materi dan memberikan support, Clinical Instructur dapat memberikan bimbingan dan pengarahan, mahasiswa lebih banyak belajar dan berosialisasi dan peneliti selanjutnya dapat menggunakan metode yang berbeda dan jumlah sampel yang lebih besar.

 

(Download, abstrak)

You may also like...