Poltekkes Kemenkes Wisuda mahasiswa pendidikan jarak jauh kab berau


Politeknik Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Kaltim, Rabu (23/10/2019) kembali meluluskan tenaga kesehatan kompeten. Yakni, para ahli madya keperawatan (Amd Kep) D3 sebanyak 88 orang.

Acara wisuda dilaksanakan di Swiss-Bel Hotel Borneo Jalan Mulawarman Samarinda. Sebelumnya telah dilakukan prosesi yudisium, Senin (21/10/2019) kemarin di kampusnya. Selain 88 lulusan program PJJ Berau juga ada peserta lululan kelas reguler 7 orang. Jadi totalnya ada 99 wisudawan yang diangkat sumpah.

“Kami ucapkan selamat bagi wisudawan karena telah meneyelesaikan pendidikan jarak jauhnya tepat waktu. Terlebih PJJ ini hanya ada dua di Indonesia yang diakui oleh LAM-PT Kes,” jelas Direktur Poltekkes Kemenkes Kaltim Supriadi didampingi Wadir I Joko Sapto Pramono dan Wadir II Endah Wahyutri.
Supriadi juga berpesan agar para anak didiknya, PJJ maupun reguler bisa mengusai ilmu keperawatan dan informasi teknologi (IT). Terlebih saat ini era globalisasi industri 4.0.

Namun hal itu tidak menjadi kendala berarti bagi semua civitas akademika kampus yang sudah terakreditasi B oleh BAN-PT ini. Karena dalam pendidikan keseharian PJJ maupun reguler telah mengadopsi program IT. Mulai dari pengajaran dalam jaringan (daring), pengerjaan tugas dan lain sebagainya sudah berbasis IT. Sehingga mereka tidak canggung mengkolaborasikan antara ilmu kesehatan dengan IT.

“Terus belajar jangan pernah berpuas diri dan jika perlu sekolah lagi ke jenjang yang lebih tinggi. Peserta PJJ ini adalah mereka yang sudah PNS di Berau. Kedepan kami akan lakukan kerjasama lagi dengan Berau dan Nunukan Kaltara untuk PJJ tetapi program lulusan SMA/K. Karena fasilitasnya sudah memadahi,” urai pria ramah ini diamini Wadir III Nina Mardiana.

Tim Pengembang PJJ Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr Hari Wibawanto menambahkan bahwa pihaknya cukup bangga dan puas dengan kelulusan PJJ Berau dari Poltekkes Kemenkes Kaltim ini. Ia juga sebelumnya telah mengakui PJJ Nunukan Kaltara jurusan Bidan Poltekkes yang telah sukses di wisuda tahun lalu.

Dulu pihaknya sempat pesimistis PJJ. Namun karena timnya terus memonitor dan hasilnya sesuai harapan. Akhirnya, kini optimistis akan lebih ditingkatkan lagi kualitasnya. Diakuinya para peserta PJJ selain paham ilmu kesehatan juga bisa melek teknologi.

“Kami harapkan pendidikan Kaltim agar terus meningkat. Agar para generasi Kaltim tidak sekolah keluar daerah. Karena kualitas pendidikan di Kaltim sudah mumpuni,” pungkas Hari Wibawanto.

Prosesi angkat sumpah penyandang gelar Amd Keb itu disaksikan pejabat penting. Di antaranya Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kaltim, Sukwanto, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kaltim, Encek Widyani dan perwakilan dari Patelki Kaltim.

You may also like...