Poltekkes Kaltim gelar test uji tulis sipenmaru dengan jumlah peserta 1584



SAMARINDA – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kaltim mengadakan tes uji tulis (seleksi penerimaan mahasiswa baru) sipenmaru bagi calon mahasiswa baru (camaba) tahun ajaran 2019/2020 Pada hari rabu (22/5)tercatat 1584 peserta bersaing untuk masuk ke kampus ini.
Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) 2019 itu tak hanya berasal dari berbagai kabupa-ten dan kota di Kaltim dan Kaltara. Ada pula yang berasal dari beberapa daerah di luar Kalimantan. Tes masuk tahap pertama dihelat di tiga lokasi berbeda. Yakni di Badan Pendidikan dan pelatihan (Bandiklat) Kaltim, Jalan HAM Riffadin, di Direktorat Poltekkes Kaltim, Jalan Kurnia Makmur, Loa Janan Ilir, serta di Kampus C Poltekkes Kaltim, Jalan MT Haryono ,di Balikpapan. Ada empat bidang yang diujikan. Di antaranya, Matematika, IPA, Bahasa inggris, dan Bahasa Indonesia, dengan total 100 Soal.
“Para peserta cukup antusias dan serius berpacu dengan waktu mengerjakan soal tes untuk lolos ke tahap selanjutnya,” ucap Direktur Poltekkes Kaltim, Supriadi. Dia menyebut, tes masuk sebagai camaba di bidang kesehatan ini diselenggarakan serentak di 38 Poltekkes Kemenkes se Indonesia. Hasil tes tertulis hari ini akan diumumkan pada tanggal 25 Mei 2019, dan dilanjutkan tes kesehatan pada , “Bila lulus tes kesehatan maka calon mahasiswa harus mengikuti tes psikologi. Jika dinyatakan lulus psikotes, barulah camaba diterima di Poltekkes Kemenkes Kaltim. Kami menerima 690 peserta didik. Kami bangga Saudara memilih jalan sebagai petugas kesehatan,” ujar Supriadi, didampingi ketua Panitia Nina Mardiana. Adapun 1584 peserta yang mengikuti tes akan bersaing masuk ke jenjang Ahli Madya (D-III) untuk Program Studi Analis Kesehatan, Kebidanan, dan Keperawatan. Serta Sarjana Terapan (D-IV) program studi Kebidanan, Keperawatan, Gizi & dietetika, dan Program Profesi Ners.
Adapun Syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi tenaga ahli di bidang kesehatan, antara lain, Perempuan harus memiliki tinggi badan minimal 150 cm,dan 155 cm untuk laki-laki.”itu khusus bagi perawat dan bidan, sedangkan untuk Analis Kesehatan tinggi minimal 145 bagi perempuan dan 150 bagi laki-laki.

You may also like...